
SMA Negeri 1 Moga menyelenggarakan kegiatan Rabu SESAMA edisi SABERNGETAN pada 7 Oktober 2026 dengan tema membangun generasi antikorupsi bagi murid kelas X, XI, dan XII. Kegiatan ini menghadirkan pembicara dari kalangan murid untuk menekankan bahwa perilaku tidak jujur dalam kehidupan sehari-hari merupakan bentuk awal korupsi yang harus dihindari. Anda dapat membaca berita selengkapnya di website resmi SMA Negeri 1 Moga.
Moga —SMANegeri 1 Moga kembali menghadirkan kegiatan Rabu SESAMA (SEnam dan SArapan bersaMA) edisi SABERNGETAN (SArapan BERsama dan NGobrol tEntang kehidupan) pada tanggal 7 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam membangun karakter murid melalui aktivitas edukatif, inspiratif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Mengusung tema “Membangun Generasi Antikorupsi melalui Peran Murid sebagai Agen Perubahan di SMA Negeri 1 Moga”, kegiatan ini diikuti oleh murid kelas X, XI, dan XII. Kegiatan dilaksanakan pukul 06.45 WIB di Lapangan Basket SMA Negeri 1 Moga.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak untuk memahami pentingnya nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan antikorupsi tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan mengenai tindakan korupsi, tetapi juga diwujudkanmelalui pembiasaan sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, berintegritas, dan berani melakukan perubahan positif di lingkungan sekolah.
Kegiatan SABERNGETAN menghadirkan sejumlah pemateri, yaitu Gibran Bintang Ramadhan, Muhamad Rafa Setiawan, Dinda Putri Nuraeni, Bligqis Almaghfira Anandi, dan Nur Milestone Assaifani. Melalui sesi berbagi dan ngobrol bersama, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mendiskusikan berbagai persoalan kehidupan sekaligus menggali peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang berintegritas.
Dalam penyampaian materinya, Muhamad Rafa Setiawan menekankan bahwa korupsi tidak selalu berkaitan dengan uang atau materi. Menurutnya, perilaku yang tidak jujur dan tidak berintegritas dalam kehidupan sehari-hari juga perlu menjadi perhatian.
“Korupsi bukan hanya tentang mengambil atau menyalahgunakan uang. Perilaku tidak jujur, tidak bertanggung jawab, atau mengambil sesuatu yang bukan hak kita juga merupakan kebiasaan yang harus kita hindari. Nilai antikorupsi dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti berkata jujur, mengerjakan tugas sendiri, tidak menyontek, tidak memanipulasi informasi, serta berani bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan.” ujar Muhamad Rafa Setiawan.
Ia juga mengajak rekan-rekannya untuk membangun integritas sejak berada di bangku sekolah. Menurutnya, menjadi generasi antikorupsi tidak harus menunggu dewasa atau memegang jabatan tertentu, tetapi dapat dimulai dari kebiasaan seharihari.
“Kalau kita ingin menjadi generasi yang berintegritas, kita harus membiasakan diri untuk jujur meskipun tidak ada yang melihat. Karena integritas bukan tentang bagaimana kita terlihat di depan orang lain, tetapi tentang bagaimana kita bersikap ketika tidak ada yang mengawasi,” tambahnya.
Konsep sarapan bersama juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Para peserta diwajibkan membawa makanan masing-masing untuk kemudian dinikmatibersama. Selain menciptakan suasana yang hangat dan akrab, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian antarmurid.
Melalui Rabu SESAMA edisi SABERNGETAN, SMA Negeri 1 Moga berharap murid tidak hanya menjadi generasi yang berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan integritas dalam kehidupan. Murid diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dimulai dari hal-hal sederhana, seperti berkata jujur, bertanggung jawab atas tugas, menaati aturan, dan berani memilih tindakan yang benar.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen SMA Negeri 1 Moga dalam mewujudkan generasi beriman, bertakwa, bersih, sehat, inklusif, berintegritas, berprestasi, dan berkolaborasi sejalan dengan semangat smansaga bersinar.
Rabu SESAMA Edisi SABERNGETAN
Oleh : Lina Muzayyanah, S.Pd