
SMA Negeri 1 Moga menggelar kegiatan Istighotsah dan Doa Bersama pada Jumat (23/10/2026) untuk mempersiapkan seluruh murid kelas X, XI, dan XII secara mental, spiritual, dan karakter dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta Asesmen Nasional. Kegiatan yang berlangsung secara inklusif ini memfasilitasi murid beragama Islam untuk beristighotsah di lapangan basket dan murid beragama Kristen melakukan doa serta pendalaman Alkitab di perpustakaan. Kepala Sekolah Elin Marlina, S.Pd., menegas
MOGA– SMA Negeri 1 Moga menggelar kegiatan Istighotsah dan Doa Bersama pada Jumat (23/10/2026) sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional. Kegiatan ini diikuti oleh murid kelas X, XI, dan XII.
Kegiatan dimulai pada pukul 06.45 WIB seluruh murid berkumpul di lapangan basket. Bagi murid yang beragama Islam, kegiatan dilaksanakan dalam bentuk istighotsah dan doa bersama. Sementara itu, murid yang beragama Kristen mengikuti kegiatan doa dan pendalaman Alkitab di ruang perpustakaan.
Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya menumbuhkan kesiapan mental dan spiritual murid dalam menghadapi asesmen. Selain mempersiapkan diri melalui belajar dan berlatih, murid juga diajak untuk berdoa memohon kelancaran serta hasil terbaik sesuai dengan agama dan kepercayaan masingmasing.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Moga, Elin Marlina, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan sekolah agar murid dapat menghadapi TKA dan Asesmen Nasional dengan kesiapan yang optimal.
“Melalui kegiatan istighotsah dan doa bersama ini, kami berharap seluruh murid dapat mempersiapkan diri dengan baik, tidak hanya dari segi akademik, tetapi juga mental dan spiritual. Kami ingin murid memiliki keyakinan, ketenangan, serta semangat untuk memberikan hasil terbaik. Doa juga harus disertai dengan usaha, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam belajar,” ujarnya.
Kepala sekolah juga berharap seluruh murid dapat mengikuti rangkaian asesmen dengan jujur, percaya diri, dan penuh tanggung jawab. Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh hasil yang diperoleh, tetapi juga oleh proses persiapan dan karakter yang ditunjukkan selama menjalani pendidikan.
Salah satu peserta kegiatan, Sabili Dinu, murid kelas XII G, mengungkapkan bahwa kegiatan Istighotsah dan Doa Bersama sangat penting bagi murid kelas XII yang akan menghadapi TKA dan Asesmen Nasional. Menurutnya, kegiatan ini dapat membantu murid mempersiapkan diri secara mental sekaligus memperkuat keyakinan dalam menghadapi asesmen.
“Menurut saya, kegiatan ini sangat penting karena dapat membantu menenangkan pikiran, mengurangi rasa cemas, dan meningkatkan kepercayaan diri. Melalui kegiatan bersama ini, kami juga belajar untuk berserah diri kepada Allah sebelum menghadapi TKA dan Asesmen Nasional,” ungkap Sabili.
Ia menjelaskan bahwa persiapan akademik tetap menjadi hal utama yang dilakukannya. Sabili berusaha belajar secara rutin, mengulang materi yang belum dikuasai, berlatih mengerjakan soal-soal dari buku paket yang telah diberikan, serta mengatur waktu antara belajar dan bermain dengan baik. Ia berharap dapat memperoleh hasil TKA yang memuaskan.
Lebih lanjut, Sabili mengaku merasa lebih tenang, bersyukur, dan termotivasi setelah mengikuti kegiatan istighotsah. Baginya, kegiatan tersebut menjadipengingat bahwa usaha dan belajar perlu diiringi dengan doa serta permohonan pertolongan kepada Allah.
“Kegiatan ini mengingatkan saya bahwa selain berusaha dan belajar, kami juga perlu berdoa serta memohon pertolongan kepada Allah agar diberikan kemudahan dalam menghadapi TKA dan Asesmen Nasional,” tambahnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen SMA Negeri 1 Moga dalam membangun lingkungan pendidikan yang religius, inklusif, dan saling menghargai perbedaan. Seluruh murid diberikan kesempatan untuk berdoa dan memperdalam keyakinan sesuai dengan agama masing-masing dalam suasana yang tertib dan khidmat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, keluarga besar SMA Negeri 1 Moga berharap seluruh murid dapat menjalani TKA dan Asesmen Nasional dengan lancar serta memperoleh hasil yang optimal. Semangat tersebut sejalan dengan slogan sekolah, #smansaga_bersinar: beriman, bertakwa, bersih, sehat, inklusif, berintegritas, berprestasi, dan berkolaborasi.
Penulis : Lina Muzayyanah, S.Pd.
Editor : Sri Pujiati, S.Pd.